Yogyakarta. Siswa Kelas 3 SD Juara Yogyakarta mengadakan pembelajaran tentang pengenalan teknologi manual di halaman sekolah setelah jam istirahat pagi(18/2/20). Semua peralatan dan perlengkapan telah dibawa oleh siswa dari rumah seperti kaleng yang sudah dilubangi, paku, tali, gelas plastik dan lidi. Tali yang dibawa siswapun ternyata beragam ada yang berasal dari katun ada yang berasal dari nilon.

Diawal pembelajaran siswa berkumpul mendengar penjelasan tentang project yang akan dilakukan. Project ini untuk menjawab pertanyaan telpon kaleng mana yang memiliki bunyi yang paling jelas terdengar. Para siswa berkelompok masing-masing dua anak. Setiap kelompok mengisi lembar uji coba yang harus dilakukan. Pertama siswa menguji coba pembuatan telpon dengan disertai paku sebagai pengait. Kedua pengait diganti dengan kayu. Ketiga, melakukan komunikasi dengan tali dikendurkan dan ditegangkan. Keempat, uji coba dengan lobang kaleng lebih besar atau longgar. Kelima, kaleng diganti dengan gelas plastik, dengan pengait kayu bergantian paku. Keenam, pengait tali tanpa di beri kayu maupun plastik atau hanya dibuat simpul saja.

Setelah melaksanakan ujicoba para siswa berkumpul untuk mendengarkan hasil ujicoba dari kelompok lain secara bergantian. Disusul penguatan dari bu Ery. Dari hasil project ini siswa mengetahui bahwa ternyata telpon kaleng yang paling jelas dan keras adalah kaleng yang dipakai dalam kondisi tali tegang dan tanpa pengait karena gesekan dan getaran yang dihasilkan jauh lebih besar dari pada menggunakan pengait baik kayu maupun paku.

Pembelajaran ini memberikan tantangan dan rasa penasaran siswa sehingga siswa antusias dalam melaksanakan ujicoba. Mereka mencoba-coba mencari telpon yang menghasilkan suara yang paling jelas. Siswa juga mengetahui cara kerja sederhana tentang alat komunikasi. Melalui pembelajaran ini dharapkan siswa berani mencoba dan tidak takut salah. Semoga dimasa depan para siswa memiliki sifat yang pantang menyerah dalam menyelesaikan persoalan.

Kontributor: Ery Sulistyawati, S.Pd
#IJF #SDJuarajogja #Februari #Yogyakarta