Peredaran narkoba akhir-akhir ini semakin marak baik dikalangan dewasa, remaja bahkan merambah ke dunia anak-anak. Fenomena ini sudah sepatutnya menjadi keprihatinan kita bersama baik dikalangan orangtua, dan guru selaku pendidik generasi bangsa. Melihat betapa besarnya bahaya narkoba merusak pemuda sebagai tunas bangsa, maka tugas mencegah peredaran narkoba tak bisa dilakukan sendiri sekalipun itu Badan Narkotika Nasional sebagai sebuah institusi resmi yang mendapat amanah dari pemerintah. Perlu kiranya bersama-sama bergandengan tangan untuk mencari akar masalah dan menentukan solusinya.
Pada hari Selasa, 6 Agustus 2019 sebanyak 20 sekolah dasar se-UPT wilayah Utara mengikuti workshop yang diadakan oleh BNN Kota Yogyakarta sinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Acara ini dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Riss Yogyakarta yang dimulai pukul 08.30 dan berakhir sampai dengan pukul 16.00 wib. SD Juara Yogyakarta yang diwakili oleh Ibu Lilik Siswati, S.Pd.I turut serta berperan aktif dalam acara ini. Sebagaimana rencana semula acara workshop ini akan dilaksanakan selama dua hari. Namun mengingat padatnya agenda masing-masing sekolah, akhirnya untuk acara ke-2 akan dilaksanakan pada pekan depan hari Kamis, 15 Agustus 2019 ditempat dan jam yang sama.
Hari pertama seluruh peserta workshop menyimak pemaparan pembicara yang terbagi dalam empat materi. Diantaranya materi tersebut adalah pembicara pertama diisi oleh Bapak AKBP Khamdani, S.Sos. selaku kepala BNN Kota Yogyakarta dengan materi “Perangi Narkoba”. Kemudian pada sessi ke dua pembicara Bapak Drs. Rohmad, M.Pd selaku Kepada Bidang Pembinaan SD dengan menyampaikan materi “Situasi Gawat, Ayo Bertindak!”. Selanjutnya pada sessi ketiga disampaikan oleh Bapak Eko Prasetyo, praktisi sekaligus pemilik Rumah Rehabilitasi dengan materi “Problematika Napza di Masyarakat”.
Untuk sessi terakhir diisi oleh Bapak Susilo Budi Santoso selaku Kepala Seksi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika) Kota Yogyakarta dengan tema Peran dan Tugas Penggiat Anti Narkoba. Sebelum ditutup, Pak Budi santosa menjelaskan langkah apa saja yang harus dilakukan oleh seorang penggiat Anti Narkoba. Pekan depan diharapkan masing-masing delegasi sekolah sudah membuat action plan terkait edukasi anti narkoba ditiap sekolah wilayah UPT Utara. Untuk selanjutnya program tersebut dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan tembusan BNN Kota Yogyakarta. Semua sepakat dan berharap semoga dari langkah kecil ini mampu menghambat laju peredaran narkoba khususnya di wilayah Kota Yogyakarta dan di Negara Indonesia pada umumnya.
Sebagai sekolah yang mendapat mandat penggiat Anti Narkoba, SD Juara Yogyakarta segera merumuskan serangkaian kegiatan yang melibatkan komite sekolah, orangtua wali murid dan tak lupa juga akan mengundang tokoh atau professional dalam rangka memberikan edukasi atau sosialisasi bahaya narkoba kepada para siswa dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Dan semua program ini akan mulai dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2019. Bentuk kegiatan dimulai dari pembentukan tim penggiat Anti Narkoba, penyusunan program kegiatan, merumuskan jenis kegiatan yang variatif sperti lomba membuat majalah dinding, lomba menulis cerita anti narkoba, lomba membuat yel-yel anti narkoba, lomba mewarnai, dan lain-lain. Semoga langkah kecil ini berdampak besar bagi kemajuan bangsa menuju generasi Indonesia Emas berkemajuan tahun 2045 dan kelak yang akan datang.

Kontributor: Lilik Siswati
#IJF #Yogyakarta #Agustus #SDJuarajogja