Yogyakarta, siswa kelas dua SD Juara mendapatkan tugas life skill untuk membuat makanan yang bisa mengurangi rasa lapar. Siswa membuat makanan dengan di damping oleh orang tua mereka. Orang tua mengawasi dan memantau kegiatan memasak ananda.

Kegiatan memasak dimulai dengan mempersiapkan bahan –bahan seperti bumbu, cabe dan lain-lainnya, tidak hanya bahan yang disiapkan tetapi wajan dan minyak gorengpun juga perlu disiapkan.

Setelah menyiapkan bahan dan alat untuk memasak, kemudian siswa mulai melakukan proses memasak. Ada yang memasak sayur tumis. Ada pula yang sekedar menggoreng telur untuk lauk makan dan juga ada yang memasak popcorn untuk camilan. Para siswa menikmati proses memasak ” Ternyata masak ribet ya, tapi asyik” tutur ananda alvino.
“Saya senang memasak dan kadang saya membantu masak ayah” ucap ananda irfan.

Dengan belajar memasak siswa belajar untuk survive dalam kehidupan, mereka akan merasakan bahwa memasak itu tidaklah mudah, kemudian diharapkan mereka mengetahui betapa susahnya seorang ibu atau bapak yang merawat dan memasakkan makanan untuk anaknya sehingga timbulah rasa syukur serta empati terhadap orang tua dan semoga dengan latihan memasak ini siswa lebih bisa menghormati orang tua.

Kontributor : Ali Hafidh