Yogyakarta ( 16/10/2019) . SD Juara Yogyakarta mengadakan Kemah Juara pada hari Selasa-Rabu, 15-16 Oktober 2019 di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Garongan, Wonokerto, Turi, Sleman. Selasa pagi siswa kelas 4, 5 dan 6 berkumpul di halaman SD Juara Yogyakarta untuk persiapan pemberangkatan menuju lokasi perkemahan. Dengan dipimpin korlap Bapak Bangun Setyo Nugroho seluruh siswa tampak tertib masuk ke dalam bis dan bersiap berangkat.
Sesampainya dilokasi perkemahan , Siswa kemudian mengikuti upacara pembukaan kemah juara. Upacara dipimpin oleh Pembina upacara Ibu Lilik Siswati, S.Pd.I. Dalam sambutannya Ibu Lilik menyampaikan Kemah Juara ini diadakan untuk menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan dan tanggung jawab siswa dan belajar hidup jauh dari orang tua. Sesuai tema yang diusung “ Pandu Juara Siap Memimpin Dunia” Siswa diharapkan menanamkan dalam diri pribadi bahwa siswa SD Juara siap untuk memimpin dunia kedepan. Setelah upacara selesai siswa kemudian mendirikan tenda dan berlanjut ke aktivitas materi kepramukaan seperti baris berbaris, tali temali, Semafore dan Memasak. Selesai materi kepramukaan setiap regu kemudian mengikuti lomba baris berbaris, tali temali, semafore dan materi kepramukaan lain. Setiap regu tampak tekun dan bersemangat mengikuti lomba. Selesai lomba acara kemudian dilanjutkan shalat, tahfidh, istirahat dan makan.
Selepas shalat isya semua regu mengikuti kegiatan Api Unggun dan Pentas Seni yang ditampilkan oleh masing –masing regu. Pentas Seni bertemakan budaya jawa ini sukses membuat anak anak ber ekspresi menampilkan drama, menyanyi dan dolanan anak. Siswa tampak menikmati setiap sajian yang ditampilkan oleh regu masing masing. Selesai Pentas Api Unggun siswa bersiap mengikuti kegiatan Night Adventure atau lebih dikenal dengan Caraka Malam. Di acara Night Adventure setiap regu berjalan melewati beberapa pos dengan misi menjaga bendera dan tanda regu. Bendera dan tanda regu tidak boleh diambil oleh siapapun dan dalam keadaan apapun. Namun ternyata ada beberapa regu yang tidak berhasil dengan misi ini. Jelang tengah malam,night adventure telah selesai dan siswa terlihat letih sehingga bergegas bersiap istirahat.
Pagi menjelang dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan shalat tahajud, shalat subuh, Dzikir dan diakhiri kultum oleh siswa. Sinar mentari kemudian menyambut siswa yang bersiap Senam pagi dan olahraga bersama. Senam dipimpin oleh Bapak Amir selaku guru olahraga. Selesai senam siswa kemudian Mandi pagi dan berlanjut sarapan. Kegiatan selanjutnya adalah Outbond Juara . Outbond dibagi menjadi 5 Pos. Pos 1 adalah Water Transfer dimana siswa bekerjasama secara estafet untuk memasukkan air kedalam gelas bocor dan dikumpulkan dalam wadah besar dalam waktu yang telah ditentukan. Pos 2 adalah Circle Game, sebuah permainan yang menguji kerjasama dan strategi siswa untuk mengangkat gelas dengan tali tali yang sudah disediakan tapi tidak boleh dengan tali mati. Pos 3 adalah game puyeh estafet karet dimana siswa berputar ditempat kemudian estafet karet dari satu teman ke teman yang lain. Pos 4 menara air dimana siswa bekerjasama menaikkan ember yang sudah diisi dengan air kemudian diangkat dengan semua kaki setiap siswa dalam regu. Terakir di pos 5 adalah pos Trecking Sungai yang membuat anak anak tampak bahagia berbasah kuyup ria. Di pos ini siswa diminta juga untuk menyelam dalam sungai yang mempraktekan pelajaran renang. Alhamdulillah dari seluruh kegiatan outbond terlihat siswa sangat menikmati permainan yang telah dilewati.
Setelah basah kuyup di pos trecking sungai semua siswa kemudian bersih diri dan menikmati makan nasi, lauk pauk dengan daun bersama sama seluruh guru. Makan bersama dengan menu tradisional ini untuk memupuk kebersamaan siswa dan mengenalkan siswa dengan makanan dengan alasa tradisional. Selesai makan bersama siswa kemudian bongkar tenda dan melaksanakan upacara penutupan kemah Juara. Ketika penutupan kemah juara sekaligus di