Belajar Berkebun dan Menaman di Kebun Plasma Nuftah Pisang
Dinas pertanian dan Pangan Kota YogyakartaYogyakarta. Pagi ini kelas 4 berkunjung ke kebun plasma nutfah pisang kota Yogyakarta(18/2/20). Pembelajaran ini adalah puncak konsep pelestarian tumbuhan langka salah satunya dengan proses plasma nutfah. Setibanya di lokasi siswa berkumpul dipendopo untuk persiapan sholat dhuha. Setelah itu ada sarasehan dan sambutan dari tim Dinas yang dipimpin oleh Bapak Rosyid.

Bapak Rosyid menjelaskan tentang jenis pisang yang ada dikoleksi kebun plasma nutfah. Kebun Plasma Nutfah kota Yogyakarta memiliki koleksi 292 jenis pisang, dan menjadi kebun plasma nutfah terbesar se Asia Tenggara. Anak-anak tengah asyik dan antusias mendengarkan penjelasan beliau. Bapak Rosyid menunjukan toples hasil laboratorium plasma nutfah pisang. Dari 1 mata tunas menjadi 100 bibit pisang. Beliau sangat sabar menjelaskan dan mendampingi anak-anak bahkan memberikan doorprize bibit pisang rasa kreak.

Selanjutnya siswa bersama tim lapangan diajak untuk melihat dan mencoba proses penanaman pohon pisang. Menjelang siang siswa diajak memetik buah pisang yang masak di pohon. Anak-anak tetap ceria karena masih ada tahap berkebun lagi. Mereka diajak ke kebun Holtikultura. Disana anak-anak praktek transplanting pemindahan bibit sirih merah ke polibag. Mereka juga diajak untuk menyiapkan komposnya serta mengidentifikasi jenis-jenis tanaman obat beserta kegunaanya.

“Suka berkebun disini banyak ilmu dan tambah semamgat belajar dan bisa metik kebun pisang langsung sama beli bibit tanaman toga” kata Ata dan Syifa.

Semoga anak-anak lebih dekat dengan alam dan pencipta, serta berupaya dan berlomba merawat tanaman. Mereka juga terinspirasi untuk menemukan teknologi pangan dan pertanian yang baru.

Kontributor : Suranti
#IJF #SDJuarajogja #Februari #Yogyakarta