Yogyakarta, 19 Februari 2019 Batik Shibori mungkin belum banyak orang umum yang familiar, namun dikalangan pegiat seni Shibori bukanlah hal asing ditelinga. Shibori sendiri lebih dikenal dengan nama Batik Jepang. Pembuatan Batik Shibori atau kain sibhori hampir sama dengan batik jumputan namun lebih simpel dan mudah dikerjakan. Pada kesempatan kali ini, sebanyak 25 siswa kelas enam berkarya membuat batik Shibori untuk dijadikan taplak meja. Pembuatan Batik Shibori ini merupakan salah satu tugas belajar siswa kelas 6 dalam mengembangkan karya atau produk yang dihasilkan dari tangan mereka sendiri. Kegiatan ini dipandu langsung oleh guru Batik Ibu Susi Saraswati.

Proses ini dimulai dengan melipat kain sesuai motif yang diinginkan menggunakan bantuan stik es krim kemudian diikat dengan tali. Selanjutnya kain yang telah dilipat dan diikat dicelupkan di air yang bersih agar dalam pewarnaan nanti warna bisa meresap ke kain dengan rata. Kain yang sudah dicelup air bersih kemudian direndam dalam pewarna, ditahan hingga seluruh kain terendam namun tetap pada permukaan pewarna. Kemudian kain diangkat dan dikeringkan, kemudian dibilas dengan air bersih kembali. Proses terakhir adalah pemberian water brass agar warna tidak luntur.

Semua siswa pun nampak amat sangat senang dengan adanya kegiatan membatik ini. “ Asyik sekali membuat batik shibori, kita bisa berkreasi sesuai dengan warna yang kita suka dan pembuatannya juga cukup mudah” ujar Chanifah siswa putri kelas 6.
“ terimakasih SD Juara, sudah mengenalkan berbagai macam batik dari batik jumput hingga batik sibori, dan batik Shibori ini lebih mudah daripada batik jumput, membuatnya pun lebih cepat dan bisa berkreasi dengan banyak warna, menarik sekali”, tambah Arya siswa putra kelas 6.
Kontributor: Sri Ummiyati
#IJF #februari #Yogyakarta #SDJuarajogja